DamaR Berlari

berlari dan ambil hikmahnya

Archive for April, 2007

Memperkenalkan Pocky The Super Snack, Header dan Avatar Baru

Perkenalkan, nama gw Damar, kuliah di salah satu Institut Teknologi yang (katanya) terkemuka di Indonesia, jurusan Teknik Elektro, sub jurusan Teknik Telekomunikasi, tingkat 3. Setelah 6 semester mengenyam kerasnya dan mahalnya dunia pendidikan di sana, kini saatnya gw memperkenalkan hasil karya gw, yang lahir dari semua ilmu yang gw dapat selama ini.

Benda ini lahir dari (sekali lagi) kebodohan gw dalam menghadapi tugas-tugas yang bertumpuk di akhir pekan. Dengan segala beban pikiran akan ujian, laporan, dan tugas-tugas pendahuluan praktikum yang entah kenapa bisa terakumulasi dalam satu hari, akhirnya otak gw bekerja dengan gemilangnya (yang sayang, saaaaayaaaaang sekali, ga bisa diterapkan sama ujian, tugas, dan kegiatan akademik lainnya) menciptakan benda ini. Benda laknat ini, satu lagi bukti kebodohan gw, ya ampun, orangtua di rumah, tolong maafkan anakmu ini… Ini dia, Pocky The Super Snack.

pocky the super snack

dan kebodohan ini masih terus berlanjut…

Kode Etik Blogger

Hari ini, waktu baca koran kesukaan kos saya yang berjudul koran tempo, pandangan saya tertuju ke sebuah artikel kecil di halaman C4 yang berjudul Draf Kode Etik Blogger. Hm? Ada ya emangnya? Jadi ga seperti biasanya, saya mulai membaca artikel barusan. (biasanya kalo baca koran cuma baca judulnya aja).

Draf ini disusun sama om Tim O’ Reilly, berisi 6 butir prinsip dan diposting di situsnya, O’ Reilly Radar . Berhubung si kode etik ini masih berupa draft, jadi katanya semua orang masih bisa memberikan usulnya soal butir-butir tersebut, baik ke situs terkait ataupun ke situs http://blogging.wikia.com/wiki/BCC.

Jadi langsung aja, dengan segala keterbatasan akan bahasa Inggris saya yang agak parah, saya akan mencoba menerjemahkan bebas si draf kode etik blogger ini.

hmm…hmmm…apa aja ya…?

Gym Class Heroes – Taxi Driver

Baru-baru ini gw denger sebuah lagu dari sebuah band yang namanya Gym Class Heroes yang judulnya Cupid’s Chokehold. Lagu yang udah cukup lama sebenernya, tapi baru denger sekarang. Berawal dari lagu itu, entah kenapa malah tertarik sama band yang mainin lagu2 hip-hop pake instrumen secara langsung ini (bukan pake sample2 kyak lagu hip-hop kebanyakan sekarang). Setelah bertualang di dunia maya beberapa lama, akhirnya kekumpul juga 2 album si band ini, The Papercut Chronicles [2005] dan As Cruel As School Children [2006], dan mulai gw coba dengerin.

Ada satu lagu yang jadi perhatian gw sekarang karena liriknya. Judulnya Taxi Driver dari album The Papercut Chronicles. Lagu ini menyusun nama-nama band yang bener-bener eksis di dunia permusikan jadi sebuah kalimat utuh yang hebatnya enak buat dibaca dan disenandungkan. Siapa aja band2 itu? Coba kita cari sama2 :

ayo cari sama-sama!…

Wapres Datang!!! ITB ditutup!!! Pulang!!!

Hoho, sabtu pagi datang lagi. Seperti biasa, gw bangun dengan semangat seorang mahasiswa muda yang riang gembira. Hari ini ada kuliah (hoi hoi sabtu pun masih ada kuliah? tanya dosennya ajalah, dia yang bikin jadwal) jam 8, jadi tetep harus bangun pagi. Senang, karena gw punya alasan buat bangun pagi-pagi di hari sabtu, bukannya terus meringkuk di atas kasur sampai temen2 kos ngetok2 kamar buat ngajakin main dotA.

Jadi bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi langsung pergi jalan kaki, ke kampus rencana pasti : kuliah, ngambil duit di atm, bersantai sebentar di rental komik, trus balik lagi ke kampus siang nanti. Jadi masih dengan semangat seorang mahasiswa muda yang riang gembira, jalan ke gerbang sipil, yang letaknya paling dekat dengan kosan. Tapi looooooh…dilihat dari jauh gerbangnya kaya dikunci? Ada pengumuman pula? Ah males nyebrang, sekalian masuk lewat gerbang ganesha aja deh, jalan dikit lagi.

Kondisi di gerbang ganesha ternyata lebih parah, orang-orang udah berkerumun dengan semangat mahasiswa muda yang riang gembira juga, walaupun sebagian besar pasang muka bingung. Lebih parah lagi, polisi udah berdiri berjejer di depan pintu masuknya, seolah berbicara tanpa suara, “jangan biarkan seorang pun lewat”. Kesannya di dalam ITB lagi ada penyanderaan oleh teroris tingkat nasional yang kecewa sama kebijakan-kebijakan rektor akhir-akhir ini. Lololo…kalau begini gw juga bingung…oh, itu dia ada meja penerima ‘tamu’ (loh? gw dianggap tamu? ini kan ‘rumah’ gw?). Dekati sajalah, dan ada tulisan yang kira2 terbaca sekilas kayak begini (maaf kalau salah): SABTU 7 APRIL 2007, SEHUBUNGAN ADANYA KULIAH UMUM DARI WAPRES, ITB HANYA TERBUKA BAGI YANG MEMILIKI UNDANGAN.

Read the rest of this entry »