
Beberapa orang suka drama dengan konflik keluarga yang menyentuh. Anak yang mencari orangtua kandungnya, adik yang butuh pengakuan kakaknya, atau ibu yang memperjuangkan keutuhan keluarganya. Beberapa orang lainnya suka dengan serial aksi. Pembunuhan berseri, baku hantam, memecahkan misteri, kebaikan lawan kejahatan. Beberapa orang larut dalam kisah manusia berkekuatan super. Terbang ke angkasa, membaca pikiran, manipulasi ruang dan waktu, atau telekinesis. Sekarang gabungkan semuanya dan semua orang akan suka ini : HEROES, sebuah drama hasil karya Tim Kring dengan kisah yang menyentuh, dibalut kumpulan aksi menegangkan, dan dimainkan oleh karakter-karakter berkekuatan super.
Heroes, sebuah serial TV yang sebentar lagi mengakhiri season pertamanya dengan deretan-deretan episode yang gemilang dan penuh ketegangan, telah menjadi salah satu serial TV yang begitu populer. Versi internetnya keluar hanya dalam hitungan jam setelah serial aslinya tayang di televisi. DVD (bajakan)nya keluar setiap beberapa episode sekali. Begitu populernya acara ini sampai hampir semua teman saya memajang acara ini di halaman friendsternya sebagai favorite TV shows. Begitu populernya acara ini sampai setiap episode terbarunya begitu dinanti, tentunya versi internet atau dvd (bajakan) karena ini cara termurah dan ter-update. Walaupun sebenarnya ada cara yang lebih legal, hanya lebih mahal, namanya berlangganan TV kabel. Osh, yang pasti begitu populernya acara ini, sampai akhirnya saya terpaksa memutuskan untuk membuat reviewnya.
Heroes menceritakan beberapa orang biasa yang dianugerahi kekuatan luar biasa, berjuang mengatasi permasalahannya masing-masing. Mohinder Suresh, seorang profesor genetika keturunan India yang berusaha melepaskan diri dari bayang-bayang ayahnya, melanjutkan penelitian ayahnya tentang mutasi yang berakibat munculnya manusia-manusia spesial dengan kekuatan spesial. Manusia ini mulai bermunculan satu per satu di seluruh penjuru dunia, dan menjadi misi bagi Mohinder untuk melacak mereka.

Mohinder Suresh
Profesor genetika yang berusaha melepaskan diri dari bayang-bayang ayahnya yang baru saja meninggal terbunuh. Ayahnya menemukan fakta bahwa beberapa manusia dilahirkan spesial dan sekarang tugasnya untuk meneruskan…dan mengakhirinya.

Peter Petrelli
Seseorang yang yakin ada peristiwa besar yang akan terjadi dan merasa dirinya adalah bagian darinya. Save The Cheerleader, Save The World, kata-kata yang ia percaya menjadi kunci untuk menghentikan peristiwa tersebut. Peter mampu mengkopi kekuatan orang lain.

Nathan Petrelli
Kakak Peter, politikus yang menempatkan pekerjaannya sedikit di atas keluarganya dan mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika. Berusaha menyembunyikan fakta bahwa dia adalah bagian dari orang-orang berkekuatan super. Kekuatannya? Up, up, and away!
Hiro Nakamura
Pemimpi yang percaya bahwa dirinya ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia dengan kekuatan memanipulasi ruang dan waktu yang dimilikinya. Bertualang bersama seorang sahabatnya demi mengikuti takdirnya sebagai seorang pahlawan. “Ando-kun!!”

Claire Bennet
Seorang cheerleader yang sedang mencari jati diri. Kemampuan menyembuhkan diri yang dimilikinya membuatnya merasa berbeda dan ingin bertemu orang tua kandungnya, tanpa menyadari keluarganya yang sekarang sangat menyayanginya.
Niki Sanders
Seorang ibu yang berusaha melindungi anaknya dari suaminya yang seorang narapidana. Sayangnya sosok lain yang mendiami tubuhnya justru menjadi ancaman sebenarnya bagi keluarga mereka.
Gabriel Gray a.k.a Sylar
Sang antagonis serial ini. Seorang yang begitu ingin menjadi spesial dan baginya, satu-satunya cara menjadikan dirinya spesial adalah dengan melenyapkan yang lainnya. Sylar mencuri kekuatan orang lain dengan… ehm, memakan otaknya.
Sebenarnya masih banyak lagi karakter-karakter yang muncul di Heroes, dan tampil dengan konflik pribadinya masing-masing. Mark Parkman, seorang polisi yang menikmati menjadi seorang detektif dengan kekuatan membaca pikirannya. Isaac Mendez, seorang pelukis yang mampu melukis masa depan yang sayangnya berakhir tragis. Ditambah sekumpulan orang yang berusaha melacak keberadaan orang-orang berkekuatan dan menghabisinya. Serentetan kejadian paralel yang mereka alami episode demi episode akhirnya membawa sebagian dari mereka yang masih bertahan ke sebuah titik yang harus mereka atasi bersama. Hancurnya kota New York.
Satu yang bisa dipelajari dari serial ini, tidak perlu kekuatan super untuk menjadi seorang pahlawan. Bukan kekuatan menghentikan waktu yang menjadikan Hiro Nakamura sebagai seorang pahlawan, melainkan keinginannya untuk melindungi apa yang ia yakini. Ayah Claire Bennet bukan seorang berkekuatan super, tapi usahanya melindungi Claire dan keluarganya juga menjadikannya seorang pahlawan.
Yosh, terlepas apapun yang kamu pikirkan saat menonton acara ini, Heroes merupakan serial yang benar-benar pantas buat ditonton. Sedikit lagi menuju akhir season, dan masih agak lama rasanya menuju akhir cerita. Mudah-mudahan serial ini tidak akan berakhir seperti sinetron kita yang berujung pada cerita mistik penuh dengan pocong dan sejenisnya setelah sekian episode, apapun tema awal ceritanya.
Jadi, tetap semangat dan maju terus sinetron Indonesia!
@q_p <damar!


Keren!! tapi ga rela karena terlalu banyak yang mati,,
Ma pengen kekuatannya Micah, bisa nyolong duit di ATM,, hehehehehe,,