DamaR Berlari

berlari dan ambil hikmahnya

Setelah Nonton Ayat-Ayat Cinta…

Tidak ada resensi hari ini, karena semua orang juga rasanya udah tahu film apa ini. Tidak ada review juga, karena rasanya sudah banyak orang juga yang membahas.

Cuma berbagi saja, setelah nonton Ayat-Ayat Cinta, rasanya…

  1. Jadi ingin baca novelnya. Ingin tahu seberapa besar mas Hanung/om Punjabi dikatakan “merusak” versi aslinya. Ingin tahu mengapa banyak pembaca novelnya yang marah-marah setelah menonton versi layar lebarnya, terlalu melenceng dari gambaran mereka mungkin. Jadi ingin baca novelnya, supaya bisa ikutan marah-marah. 😀

  2. Jadi ingin jadi Fahri. Tampan, pintar, kuliah di luar negeri, muslim taat, dikagumi 4 wanita cantik sekaligus, masuk penjara… Ah! Tapi setelah dipikir-pikir berat juga jadi Fahri…

  3. Jadi ingin minum NuGreen Tea Madu. Hehe, yang ini ga perlu dibahas.

  4. Jadi ingin berkomentar. Nah ini inti postingannya. Terlepas dari bervariasinya komentar para penontonnya, -sebagian memuji, sebagian lagi terkesan mencaci- rasanya film ini bisa jadi bahan penyegaran bagi pecinta film-film lokal. Setelah banyak disuguhi dengan film-film horor, film cinta ala sinetron, dan akhir-akhir ini film komedi ‘dewasa’, rasanya film ini agak berbeda. Memang masih terasa aroma sinetron di beberapa sisi (terutama dari nama produsernya itu), tapi menurut saya film ini masih lebih baik.

    Kalau ada yang bilang film ini cuma film komersil tanpa moral, cuma akal-akalan si produser untuk mengeruk uang dengan memanfaatkan nama besar novelnya saja, menurut saya itu tidak sepenuhnya benar. Toh bagaimana sebuah film dapat memberikan kepuasan bagi penontonnya, atau memberikan pengaruh negatif/positif untuk penikmatnya, akan bergantung dari niat awal dan cara pandang penonton itu sendiri.

    Beberapa penonton yang datang memang cuma mau lihat Rianti Cartwright atau Carissa Puteri pasti senyum-senyum setelah keluar dari studio. Dua-duanya cantik betul di sini. Sebagian penonton yang datang sekedar menemani pacar atau istrinya mungkin keluar tanpa rasa apa-apa, atau sedikit kantuk. Beberapa penonton lainnya, yang sudah membaca novelnya sebelumnya, datang dengan interpretasi bebas tanpa batas di kepala masing-masing, hampir pasti kecewa dengan interpretasi layar lebar yang jauh dari yang mereka harapkan. Mereka mungkin lupa, interpretasi dalam kepala mereka tak berbatas, sedangkan apa yang tertuang di layar lebar ini akan selalu berbenturan dengan yang namanya budget, selera pasar, bisnis, komersil, kemauan produser/investor, keterbatasan pemain, dan lain-lain. Kemudian beberapa penonton sisanya, yang datang tanpa berpikir macam-macam, mungkin keluar dengan hati gembira, merasa terpesona dengan para karakternya, terinspirasi dengan kejadian-kejadian di dalamnya tanpa terlalu memikirkan hal-hal minusnya, dan akhirnya tertarik untuk membaca versi  novel yang menjadi landasan filmnya. Syukur-syukur berubah juga kehidupannya ke arah lebih baik. See? Jadi film ini juga bukannya film komersil tanpa manfaat juga, tergantung bagaimana niat dan cara pandang Anda menghadapinya.

    Hehe, kalau Anda termasuk penonton yang mana? 🙂

Yap, sekian hasil berlari kali ini. Tetap semangat, dan maju terus film Indonesia!

@q_p<damar!

Advertisements

3 Comments»

  alle wrote @

hanung hebat dalam sinematografi,.. itu aja komentar saya 😀
*belagak jadi kritikus film

@q_p <hmm..ya, saya setuju. memang mas hanung hebat dalam si-sin-simenaro..ha? *gagal belagak jadi kritikus 😦

  si didit wrote @

hahaha..kayanya gw termasuk dalam kategori nemenin pacar Mar.. Hampa gitu filmnya..mending gw nonton Chuck Norris deh..

@q_p <yah Chuck Norris aja coba suruh jadi Fahri nanti kalo ada sekuelnya dit..

  teh inda wrote @

saya termasuk yang seneng liat adegan per adegan nya .. trus itu namanya apa ya berati..maksudnya gimana…
paham ga damaR?
🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: